Sabtu, 28 Februari 2015

Bab Wudhu

BAB 1 : THOHAROH (BERSUCI)

Bersuci ada 2 macam:
1. Bersuci dari hadats
Para Ulama bersepakat bahwa bersuci dari hadats mencakup tiga perkara: wudhu, mandi besar, dan tayammum.
2. Bersuci dari kotoran
BAB : WUDHU
    
      A. Dalil Wudhu

Adapun dalil yang menunjukan tentang wajibnya berwudhu adalah sebagai berikut:

A.1 Alqur’an

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ 
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub Maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuhperempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, Maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur {Al Maidah: 6}

A.2 Dalil Sunnah

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم } لا يقبل الله صلاة أحدكم إذا أحدث حتى يتوضأ  {. صحيح

Dari Abu Hurairoh –rodiyallohu ‘anhu- beliau berkata: Rasululloh –shallallohu alaihi wasallam- bersabda: Allah tidak akan menerima shalat seorang diantara kalian apabila dia mempunyai hadats sehinngga dia berwudhu.

A.2 Dalil Ijma’

Berkata Imam Ibnu Rusyd[1]: Tidak didapatkan perbedaan antara para Ulama tentang hukum wajibnya berwudhu.

      B. Kapankah Kita Wajib Berwudhu?

Terdapat 2 waktu yang pada saat itu kita diwajibkan untuk berwudhu;
Pertama, ketika datang waktu shalat.
Kedua, ketika seseorang hendak melaksanakan satu amalan ibadah yang disyaratkan padanya wudhu.

  





[1] Lihat :”Bidayat Al Mujtahid Wa Nihayat Al Muqtashid” hal.12 cetakan Dar Ibn Hazm 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar